Mengenal Citah, Pelari Cepat Penguasa Gurun Afrika
Para ahli taksonomi awal menafsirkan berbagai ciri khusus citah sebagai bukti bahwa mereka menyimpang dari spesies kucing lain di awal sejarah evolusi keluarga kucing (Felidae).
Oleh karena itu, citah diberikan status taksonomi yang unik, dan sejak awal tahun 1900-an ia diklasifikasikan sebagai satu-satunya spesies dari genus Acinonyx.
Citah sering dibagi menjadi lima subspesies: A. jubatus jubatus di Afrika Selatan, A. jubatus Fearsoni (termasuk A. jubatus velox dan A. jubatus raineyi) dari Afrika bagian timur, A. jubatus soemmeringii dari Nigeria hingga Somalia, A. jubatus hecki dari Afrika barat laut, dan A. jubatus venaticus dari Arab hingga India tengah. Citah raja, yang pernah dianggap sebagai subspesies berbeda, adalah salah satu wujud Afrika Selatan yang memiliki pola bulu bercak yang mungkin disebabkan oleh mutasi genetik resesif yang langka.

Komentar
Posting Komentar